hands-on

Bahasa: id

🇺🇸 /ˌhæˈnzɔn/

📖 Definisi

  1. adjective
    praktis, berbasis pengalaman; langsung terlibat; dioperasikan secara manual; praktis, taktil; terlibat langsung

🔗 Detail

Bentuk kata

Kolokasi

hands-on experiencehands-on approachhands-on traininghands-on learninghands-on managementhands-on involvement

Kata turunan

hands-off

Sinonim

practicalexperientialinteractiveparticipatoryappliedactive

Antonim

hands-offtheoreticalabstractpassive

Sering tertukar

hands-off
EN: 'hands-off' means not involving direct participation or intervention, the opposite of 'hands-on'.
id: 'hands-off' berarti tidak melibatkan partisipasi atau intervensi langsung, kebalikan dari 'hands-on'.
handson
EN: 'handson' is a common misspelling; the correct form is always hyphenated as 'hands-on'.
id: 'handson' adalah ejaan yang salah yang umum terjadi; bentuk yang benar selalu ditulis dengan tanda hubung sebagai 'hands-on'.

Tips ejaan

EN: Always hyphenated ('hands-on'), never written as one word ('handson') or two separate words ('hands on') when used as an adjective before a noun.
id: Selalu menggunakan tanda hubung ('hands-on'), jangan pernah ditulis sebagai satu kata ('handson') atau dua kata terpisah ('hands on') ketika digunakan sebagai kata sifat sebelum kata benda.

💬 Contoh

  1. The museum offers hands-on exhibits where children can touch and interact with the displays.

    Museum ini menawarkan pameran yang dapat disentuh di mana anak-anak dapat berinteraksi dengan pajangan.

  2. She is a very hands-on manager who likes to be involved in every aspect of the project.

    Dia adalah manajer yang sangat terlibat langsung dan suka terlibat dalam setiap aspek proyek.

  3. The training course includes hands-on practice with the new software on actual computers.

    Kursus pelatihan mencakup praktik langsung dengan perangkat lunak baru pada komputer sungguhan.

  4. The pottery class is a hands-on experience where students shape clay with their own hands.

    Kelas tembikar adalah pengalaman praktis di mana siswa membentuk tanah liat dengan tangan mereka sendiri.

  5. The crisis required a hands-on approach from the CEO, who flew to the factory to oversee operations personally.

    Krisis tersebut memerlukan pendekatan yang melibatkan secara langsung dari CEO, yang terbang ke pabrik untuk mengawasi operasi secara pribadi.