Home Reading Fiction Stories Mimpi di Kamar Merah Yingchun's Unhappy Marriage(Pernikahan Tidak Bahagia Yingchun)

Yingchun's Unhappy MarriagePernikahan Tidak Bahagia Yingchun

276 kata
2 minutes
0:00 / --:--

Chapter 18: Yingchun's Unhappy Marriage

Bab 18: Pernikahan Tidak Bahagia Yingchun

Yingchun was one of Baoyu's sisters, known for her gentle and quiet nature. She was not as clever as Tanchun or as lively as Xiangyun, but she had a kind heart that made people feel comfortable around her. She loved reading and spent most of her time in her room with her books.

Yingchun adalah salah satu saudara perempuan Baoyu, dikenal karena sifatnya yang lembut dan tenang. Dia tidak sepandai Tanchun atau seceria Xiangyun, tetapi dia memiliki hati baik yang membuat orang merasa nyaman di sekitarnya. Dia suka membaca dan menghabiskan sebagian besar waktunya di kamarnya dengan buku-bukunya.

When Yingchun reached the age of marriage, her father arranged a union with a man named Sun Shaozu. He was the son of a military officer and came from a respectable family. On paper, the marriage seemed like a good match. But those who knew Sun Shaozu whispered that he was a cruel and violent man.

Ketika Yingchun mencapai usia menikah, ayahnya mengatur pernikahan dengan seorang pria bernama Sun Shaozu. Dia adalah putra seorang perwira militer dan berasal dari keluarga terhormat. Di atas kertas, pernikahan itu tampak cocok. Tetapi mereka yang mengenal Sun Shaozu berbisik bahwa dia adalah pria kejam dan kasar.

Yingchun said nothing when she heard the news. She had never been one to argue or complain, and she accepted her fate with quiet sadness. On her wedding day, she was dressed in beautiful red clothes and carried to her new home in a golden carriage. The Jia family celebrated, but Daiyu and Baoyu felt a deep worry in their hearts.

Yingchun tidak mengatakan apa-apa ketika mendengar kabar itu. Dia tidak pernah menjadi orang yang berdebat atau mengeluh, dan dia menerima takdirnya dengan kesedihan sunyi. Pada hari pernikahannya, dia mengenakan pakaian merah indah dan dibawa ke rumah barunya dalam kereta emas. Keluarga Jia merayakan, tetapi Daiyu dan Baoyu merasakan kekhawatiran mendalam di hati mereka.

Months passed, and terrible news began to reach the mansion. Sun Shaozu treated Yingchun badly, beating her and ignoring her feelings. When she visited her old home, her face was pale and her eyes were full of fear. "I cannot bear this life," she whispered to her grandmother. "But I have nowhere to go."

Bulan-bulan berlalu, dan kabar mengerikan mulai tiba di rumah. Sun Shaozu memperlakukan Yingchun dengan buruk, memukulnya dan mengabaikan perasaannya. Ketika dia mengunjungi rumah lamanya, wajahnya pucat dan matanya penuh ketakutan. "Aku tidak tahan hidup ini," bisiknya pada neneknya. "Tetapi aku tidak punya tempat untuk pergi."

The family tried to help, but the rules of society gave them little power. Once a woman was married, she belonged to her husband's family. Yingchun's story showed the cruel fate that awaited many young women in those days, no matter how kind and gentle they were.

Keluarga mencoba membantu, tetapi aturan masyarakat memberi mereka sedikit kekuatan. Setelah seorang wanita menikah, dia milik keluarga suaminya. Kisah Yingchun menunjukkan takdir kejam yang menunggu banyak wanita muda di masa itu, tidak peduli seberapa baik dan lembut mereka.

Kosakata kunci & frasa

Kata sulit

mansionrespectable

Frasa kunci

military officeron paperwedding dayyoung women