Home Reading Fiction Stories Mimpi di Kamar Merah Zijuan Tests Baoyu's Heart(Zijuan Menguji Hati Baoyu)

Zijuan Tests Baoyu's HeartZijuan Menguji Hati Baoyu

240 kata
2 minutes
0:00 / --:--

Chapter 14: Zijuan Tests Baoyu's Heart

Bab 14: Zijuan Menguji Hati Baoyu

Zijuan was Daiyu's most loyal servant and close friend. She had come with Daiyu from Yangzhou and had watched her mistress grow sadder each day. Zijuan could see that Daiyu loved Baoyu deeply, but she also knew that nothing was certain in the Jia family.

Zijuan adalah pelayan paling setia Daiyu dan teman dekatnya. Dia telah datang bersama Daiyu dari Yangzhou dan telah menyaksikan tuannya menjadi lebih sedih setiap hari. Zijuan bisa melihat bahwa Daiyu mencintai Baoyu dengan mendalam, tetapi dia juga tahu bahwa tidak ada yang pasti dalam keluarga Jia.

One cold spring morning, Zijuan decided to test Baoyu's feelings. She found him in the garden and told him a lie. "Miss Daiyu will return to Yangzhou next month," she said calmly. "Her family has arranged a marriage for her there." The words hit Baoyu like a thunderbolt.

Suatu pagi musim semi yang dingin, Zijuan memutuskan untuk menguji perasaan Baoyu. Dia menemukannya di taman dan mengatakan kebohongan. "Nona Daiyu akan kembali ke Yangzhou bulan depan," katanya dengan tenang. "Keluarganya telah mengatur pernikahan untuknya di sana." Kata-kata itu menghantam Baoyu seperti petir.

Baoyu's face turned pale, and his body began to shake. "What are you saying?" he cried. "Daiyu cannot leave! She belongs here, with me!" His voice grew louder and more desperate. He grabbed Zijuan's arm and begged her to tell him it was not true.

Wajah Baoyu menjadi pucat, dan tubuhnya mulai gemetar. "Apa yang kamu katakan?" teriaknya. "Daiyu tidak bisa pergi! Dia milik di sini, bersamaku!" Suaranya menjadi lebih keras dan lebih putus asa. Dia meraih lengan Zijuan dan memohonnya untuk mengatakan bahwa itu tidak benar.

The shock was so great that Baoyu fell into a deep confusion. He could not eat or sleep, and he spoke nonsense to everyone who visited him. The doctors were called, but they could find no physical illness. His problem was in his heart, broken by the fear of losing Daiyu.

Kejutan itu begitu besar sehingga Baoyu jatuh ke dalam kebingungan mendalam. Dia tidak bisa makan atau tidur, dan dia berbicara omong kosong kepada semua orang yang mengunjunginya. Para dokter dipanggil, tetapi mereka tidak bisa menemukan penyakit fisik. Masalahnya ada di hatinya, hancur oleh ketakutan kehilangan Daiyu.

When Daiyu heard what had happened, she wept bitterly. She finally understood how deeply Baoyu loved her. But the incident also made her worry about their future. In a family as large and complex as the Jia, love alone was not enough to guarantee happiness.

Ketika Daiyu mendengar apa yang terjadi, dia menangis dengan pahit. Dia akhirnya memahami betapa dalamnya Baoyu mencintainya. Tetapi insiden itu juga membuatnya khawatir tentang masa depan mereka. Dalam keluarga sebesar dan serumit Jia, cinta saja tidak cukup untuk menjamin kebahagiaan.

Kosakata kunci & frasa

Kata sulit

beggedloudermistresssadderthunderboltwept

Frasa kunci

come with