Home Reading Fiction Stories Mimpi di Kamar Merah Xue Baochai Enters the Mansion(Xue Baochai Masuk ke Rumah)

Xue Baochai Enters the MansionXue Baochai Masuk ke Rumah

274 kata
2 minutes
0:00 / --:--

Chapter 4: Xue Baochai Enters the Mansion

Bab 4: Xue Baochai Masuk ke Rumah

Not long after Daiyu's arrival, another young girl came to live in the Jia mansion. Her name was Xue Baochai, and she was the daughter of a wealthy merchant family. Baochai was known for her beauty, her wisdom, and her gentle manners. Everyone who met her spoke highly of her character.

Tidak lama setelah kedatangan Daiyu, gadis muda lain datang untuk tinggal di rumah Jia. Namanya Xue Baochai, dan dia adalah putri dari keluarga pedagang kaya. Baochai dikenal karena kecantikannya, kebijaksanaannya, dan sopan santunnya. Semua orang yang bertemu dengannya berbicara tinggi tentang karakternya.

Unlike Daiyu, who was quiet and sensitive, Baochai was calm and practical. She knew how to speak to people in a way that made them feel comfortable. She helped the servants with their problems, gave good advice to the younger children, and always knew the right thing to say. Grandmother Jia was very pleased to have her in the house.

Berbeda dengan Daiyu, yang pendiam dan sensitif, Baochai tenang dan praktis. Dia tahu cara berbicara dengan orang-orang dengan cara yang membuat mereka merasa nyaman. Dia membantu pelayan dengan masalah mereka, memberikan nasihat baik kepada anak-anak yang lebih kecil, dan selalu tahu apa yang harus dikatakan. Nenek Jia sangat senang memilikinya di rumah.

Baoyu also found Baochai to be a pleasant companion. She was well-read and could discuss poetry and philosophy with him. But there was something different about their relationship. With Baochai, Baoyu felt he had to be more careful with his words. She was the kind of person who expected others to follow the rules of society.

Baoyu juga menemukan Baochai sebagai teman yang menyenangkan. Dia banyak membaca dan bisa berdiskusi tentang puisi dan filsafat dengannya. Tetapi ada sesuatu yang berbeda dalam hubungan mereka. Dengan Baochai, Baoyu merasa harus lebih berhati-hati dengan kata-katanya. Dia adalah tipe orang yang mengharapkan orang lain mengikuti aturan masyarakat.

Daiyu noticed the attention that Baochai received, and a quiet jealousy grew in her heart. She saw how the elders praised Baochai's behavior and compared it to her own. "She is everything a young lady should be," they would say. Daiyu would turn away and say nothing, but her eyes would fill with tears.

Daiyu memperhatikan perhatian yang diterima Baochai, dan kecemburuan yang sunyi tumbuh di hatinya. Dia melihat bagaimana para tetua memuji perilaku Baochai dan membandingkannya dengan miliknya. "Dia adalah segala yang seharusnya dimiliki seorang gadis muda," kata mereka. Daiyu akan berpaling dan tidak mengatakan apa-apa, tetapi matanya akan dipenuhi air mata.

The three young people lived together in the mansion, each one drawn to the others in different ways. Baoyu admired them both, but his heart belonged to the girl who understood his soul. The future would test their feelings in ways none of them could imagine.

Ketiga anak muda itu tinggal bersama di rumah, masing-masing tertarik pada yang lain dengan cara yang berbeda. Baoyu mengagumi mereka berdua, tetapi hatinya milik gadis yang memahami jiwanya. Masa depan akan menguji perasaan mereka dengan cara yang tidak bisa dibayangkan oleh salah satu dari mereka.

Kosakata kunci & frasa

Kata sulit

behavioreldersjealousymansionwealthywell-readyounger

Frasa kunci

in a waykind oflive inturn awayyoung girlyoung lady