Home Reading Fiction Stories Hometown The Callousness of the Rich

The Callousness of the Rich

145 kata
1 minutes
0:00 / --:--

Chapter 14: The Callousness of the Rich

Hometown - Bab 14

When moving, Mother invited some people to help. Among them was a rich man who drove a car, wore a gold watch, and looked very wealthy.

Kekejaman Orang Kaya

After he came, he stood in the courtyard, looked around, and said, "This house is too dilapidated, not worth much money."

Saat pindah, Ibu mengundang beberapa orang untuk membantu. Di antara mereka ada seorang pria kaya yang mengendarai mobil, mengenakan jam tangan emas, dan terlihat sangat kaya.

Mother said, "Selling it for a few thousand yuan will do."

Setelah dia datang, dia berdiri di halaman, melihat sekeliling, dan berkata, "Rumah ini terlalu bobrok, tidak bernilai banyak uang."

He said, "Five thousand yuan? That's too much, two thousand."

Ibu berkata, "Menjualnya seharga beberapa ribu yuan sudah cukup."

Mother said, "But when this house was new, it cost a lot of money to build."

Dia berkata, "Lima ribu yuan? Itu terlalu banyak, dua ribu."

He said, "Now it's not worth that much, that's it."

Ibu berkata, "Tapi ketika rumah ini baru, biayanya banyak uang untuk membangunnya."

I looked at this rich man, feeling very angry. He has money, so he doesn't take other people's property seriously. He has money, so he thinks farmers' houses are not worth much.

Dia berkata, "Sekarang tidak bernilai sebanyak itu, itu saja."

The callousness of the rich made me see the reality of society.

Saya melihat orang kaya ini, merasa sangat marah. Dia punya uang, jadi dia tidak menganggap serius properti orang lain. Dia punya uang, jadi dia pikir rumah petani tidak bernilai banyak.

Kekejaman orang kaya membuat saya melihat realitas masyarakat.

Kosakata kunci & frasa

Kata sulit

callousnesscourtyarddilapidatedwealthyyuan

Frasa kunci

a fewrich mantoo much